Postingan

Menampilkan postingan dengan label Eksploited Java

Taman Nasional Alas Purwo Sebagai Objek Wisata

Gambar
  Pada postingan yang lalu kita sudah bahas Taman Nasional Alas Purwo sebagai objek yang kental dengan nuansa mistiknya. Namun pada postingan ini kita melihat taman nasional ini dari sisi yang lain yaitu sebagai objek wisata yang digandrungi oleh para wisatawan baik yang dari dan luar nusantara. Berbagai kekayaan flora dan fauna bisa kita temukan di Taman Nasional  yang berlokasi di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Pohon bamboo yang mendominasi hutan ini ada 13 species. Bahkan, salah satu spesiesnya yakni bambu manggong merupakan jenis endemik yang hanya bisa kamu temui di kawasan Taman Nasional Alas Purwo dan sekitarnya saja. Selain itu, juga terdapat 26 jenis mangrove sejati dengan dua jenis tumbuhan mangrove yang termasuk dalam jenis langka global yaitu Ceriops decandra dan Scyphiphora hydrophyllacea . Dengan keragaman ekosistem tersebut, Taman Nasional Alas Purwo menjadi rumah dari berbagai satwa yang bisa dibagi menja...

Taman Nasional Alas Purwo, Hutan yang Berbau Mistik

Gambar
Pernah suatu ketika, ketika naik bus umum dari Banyuwangi menuju Jember, bus melewati hutan yang jalannya berkelok-kelok penuh tikungan. Yang menarik perhatian saya adalah setiap tikungan ada wajah tua, pria maupun wanita yang berdiri dipinggir jalan seolah memberi tahu kenderaan yang lewat jika didepannya ada kenderaan lain. Diantarnya ada juga yang muda dengan disertai balita. Nampaknya mereka itu mengharapkan uang recehan dari penumpang yang lewat. Kesan saya yang pertama inilah wajah kemiskinan di tanah air kita. Ketika sudah berlalu dari sana saya bertanya pada seseorang, daerah hutan dengan jalannya ysng berliku-liku itu daerah mana. Jawabannya sungguh diluar dugaan saya. Ia mengatakan itu ALAS PURWO. Saya agak ragu juga. Sebab Alas Purwo hutan yang terkenal itu katanya didominasi oleh pohon bamboo. Tapi dipinggir jalan itu saya tidak melihat rimbunan pohon bamboo. Sayang saya lewat di hutan itu dengan bus umum sehingga tidak bisa minta berhenti untuk mengambil satu dua foto. A...

Banyuwangi – Malang (Tiga)

Gambar
  Yang pertama saya cari ketika saya turun di terminal bus Jember ini adalah masjid. Karena hari sudah menunjukkan pukul 4 sore, sedangkan saya belum sholat zuhur dan waktu ashar sudah masuk pula. Lokasi masjid pada suatu sudut di terminal itu. Jadi sholat ddan asyar akan saya jamak. Keluar dari masjid yang cari adalah lokasi tempat memfoto di mana ada tertulis kata-kata Jember. Ini perlu sebagai kenang –kenangan pernah mampir di kota jawa timur ini. Namun tidak ada yang Nampak. Seseorang mengatakan ada diluar terminal sana dan saya harus jalan kaki pula. Udahlah kalau begitu tidak usah saja. Di terminal ini saya ketemu yang lain dari biasa. Ketika   saya cari informasi bus ke kota Malang seorang calo yang pakai baju gamis dan sarung membantu saya. Lelaki muda ini yang bernampilan santri sebelah kakinya dipotong di bawah lutut. Kemudia ada seorang lagi yang kedua tangannya bunting. Keduanya saya traktir minuman botol. Keduanya memilih sprite. Kalau yang kakinya bunting tid...

Banyuwangi – Malang (Dua)

Gambar
  Lewat sedikit pukul sepuluh dengan Bus “Jawa Indah Transport” yang penampilan fisiknya sudah tua saya berangkat meninggalkan terminal bus Banyuwangi menuju Jember. Sebetulnya masih banyak objek wisata yang belum saya kunjungi di kota ujung timur pulau Jawa ini. Namun dengan berbagai pertimbangan perjalanan terus dilanjutkan, selamat tinggal   Blambangan Saya berharap perjalanan lancea dan sekitar pukul dua siang bisa sampai di Kota Jember dan dari sana nanti tukar bus untuk ke Malang. Namun kenyataan berkata lain. Baru sekitar 20 menit berjalan, bus yang sudah renta itu berhenti, kata crewnya menunggu penumpang. Berhentinya tidak pula sebentar lama pula. Dan berhenti ini tidak hanya sekali tapi sangat sering. Sehingga tadinya berharap sampai sekitar pukul dua jadi sirna. Saya jadi tidak sabaran, namun kemudian saya meyakinkan diri saya bahwa saya dalam perjalanan traveling tidak pantas saya bercemas. Tujuan traveling adalah untuk menikamti perjalanan. Jadi nikmati saja, ma...

Banyuwangi – Malang (Satu)

Gambar
  Banyuwangi kota di ujung timur jawa ini memiliki banyak sekali objek wisata yang menimikat, sehingga kalau saya ingin mengunjungi separoh saja waktunya akan sangat lama. Maka setelah dua hari saya melanjutkan program keliling jawa ini ke kota berikutnya yaitu kota Malang. Sebenarnya kota Malang bukan kota yang asing bagi saya. Ketika masih jadi guru saya pernah tiga kali ke kota itu. Namun waktu itu saya belum sempat menjajal objek-objek wisata yang yang ada disana. Dan lagi pula sekarang ini ada teman saya dari Pekanbaru buka rumah makan Padang di sana. Melalui pemilik penginapan yang sangat ramah saya memsan travel untuk berngkat pagi hari ke Malang. Dari pemilik penginapan itu saya dapat informasi bahwa biasanya travel ke Malang berangkat malam hari. Tapi saya ingin berangkat siang agar bisa lihat pemandangan. Setelah dia hubungi travel ada katanya. Berarti saya jadi berangkat besak. Namun malam harinya pihak travel mengatakan bahwa tidak jadi berangkat besok, karena hanya s...

Yogyakarta – Banyuwangi (Part II)

Gambar
Kereta ke Banyuwangi berangkat nantinya senja hari pukul 18.00. Masih banyak waktu untuk bermain-main di sekitat jalan Maliaboro. Namun hari sudah mendekati pukul 12. Check out di hotel paling lambat pukul 13. Saya pulang ke hotel dulu check out dan kembali lagi stasiun.   Ingin mencoba mesin pencari yang baru yang lebih baik dari google? Klick dibawah ini   https://www.entireweb.com/?a=090457 Sebagai seorang backpacker saya hanya membawa satu ransel dalam perjalanan ini. Kamera saya tarok di luar. Namun untuk berjalan kesana kemari dengan menyandang ransel agak risi juga. Oleh karena itulah saya kembali ke stasiun Tugu. Di sana ada jasa penitipan barang dengan tarip Rp 10.000,- perjam. Dengan tidak lagi menyandang ransel rasa pergerakan menjadi lebih leluasa. Saya keluar stasiun tugu dan pesan go jek. Namun rupanya gojek tidak berani mendekati stasiun Tugu. Takut diganggu oleh tukang ojek yang ada dekat sana. Ia menyuruh saya berjalan ke sebuah hotel yang menurut perhitun...