Cinta Tanpa Alamat: Jalan-Jalan Berdua Tanpa Rencana, Tanpa Tujuan Pasti
Ada pasangan yang merencanakan perjalanan seperti menyusun masa depan: rapi, terukur, dan penuh kepastian. Tiket dipesan jauh-jauh hari, penginapan sudah dipilih dengan rating terbaik, bahkan daftar tempat makan pun sudah disimpan sejak sebelum berangkat. Tapi tidak semua cerita berjalan seperti itu. Ada juga kisah tentang dua orang yang berangkat tanpa benar-benar tahu akan sampai di mana. Tidak ada itinerary. Tidak ada target destinasi. Bahkan kadang, tidak ada alasan yang benar-benar jelas selain keinginan sederhana: pergi. Perjalanan semacam itu biasanya dimulai dengan niat yang biasa saja. Liburan singkat, sekadar jeda dari rutinitas yang membosankan. Tapi dalam perjalanannya, sesuatu berubah. Yang awalnya hanya ingin berhenti sejenak, justru berlanjut menjadi kebiasaan untuk terus bergerak. Dari satu kota ke kota lain, dari satu kendaraan ke kendaraan berikutnya, tanpa banyak pertimbangan selain rasa penasaran. Kadang memilih tujuan secara spontan, kadang hanya mengikuti arah...