Bukan Liburan, Ini Pelarian: Saat Kami Memilih Jadi Vagabond dan Jatuh Cinta di Setiap Persinggahan
Awalnya kami menyebutnya liburan. Sebuah perjalanan panjang untuk melepas penat dari rutinitas yang terasa semakin menyesakkan. Namun setelah beberapa minggu berpindah dari satu kota ke kota lain, tidur di tempat-tempat sederhana, dan menjalani hari tanpa jadwal yang pasti, kami sadar bahwa ini bukan sekadar liburan. Ini adalah pelarian. Bukan pelarian dari seseorang, melainkan dari kehidupan yang terasa terlalu bising. Dari alarm yang selalu berbunyi pagi-pagi, dari kemacetan, dari target pekerjaan yang tak pernah habis, dan dari tekanan untuk selalu bergerak cepat. Kami ingin berhenti sejenak dan mencari tahu seperti apa rasanya hidup dengan ritme yang lebih lambat. Maka kami memilih menjadi vagabond. Tidak ada hotel mewah yang sudah dipesan jauh-jauh hari. Tidak ada daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi. Yang ada hanyalah sebuah ransel, sedikit tabungan, dan keberanian untuk mengikuti ke mana jalan membawa kami. Perjalanan itu membawa kami ke banyak tempat yang bahk...