Postingan

Traveling Membuat Ia Menjadi Bapak Revolusioner di Amerika Latin

Gambar
Ernesto Guevara (1928-1967) adalah sosok yang sering kita lihat dalam poster-poster atau kaous di zaman ini. Ia adalah seorang tokoh revolusioner   dan panglima gerilya Amerika latin Guavara mengakui bahwa hasratnya untuk membela orang-orang yang lemah dipengaruhi oleh perjalanan melintasi Amerika selatan, bersama pamannya. Perjalanan yang menempuh waktu berbulan-bulan itu ditempuhnya dengan mengendarai motor. Dapatkan Rp.800 Juta,- dengan modal hanya 25 ribu rupiqh Dari Bisnis Iklan Silahkanklik : https://muslimpromo.com/?ref=8099 Perjalanan itu ditempuhnya ketika masih berusia muda, yaitu 23 tahun. Waktu itu Che baru lulus sekolah kedokteran. Ia diajak oleh pamannya, Alberto Granado. Perjalanan tersebut dibukukan   menjadi sebuah memoar berjudul The Motorcycle Diaries.   Mereka menepuh jarak 8000 kilometer, dari Argentina, melintasi pergunungan Andes, Gurun Aracama dan sungai Amazon. Dalam perjalanan itu Che sekaligus mempraktikan ilmu ked...

Traveling, Membuat Kita Makin Bersyukur Terhadap Apa yang Kita Miliki

Gambar
Setiap perjalanan memiliki hikmah tersendiri. Jika kita mengunjungi negeri yang lebih baik dari negeri kita, kita berkeinginan untuk meningkatkan kondisi negeri kita, sebaliknya bila kita mengunjungi daerah yang lebih buruk dari negeri kita, kita merasa bersukur dengan apa yang kita miliki. ( Samuel Johnson) Begitu juga ketika kita jauh dari rumah terutama di tempat yang kita tidak menikmati fsilitas seperti yang kita miliki di rumah seperti di pedesaan yang tidak ada fasilitas listriknya, kita merindukan rumah kita yang terangbenderang dengan segala kemewahan yang digerakkan oleh listrik. Pengalaman seorang yang   mengunjungi keponakannya di Argentina yang telah tinggal di sana selama 4 tahun. Dia datang ke sana sekitar natal dan ia membawakan   beberapa buku Harry Porter dan beberapa cendra mata yang sebenarnya barang-barang tersebut   adalah barang-barang biasa saja yang bisa dibeli di mana saja di Los Angles tempat dia tinggal. Namun ia menemu...

Menikmati Kerindangan Pohon Sambil Melihat Kapal-Kapal yang Lewat di Sungai Siak dari Taman Bunga Impian Desa Okura Rumbai Pesisir

Gambar
Kemana kita tamasya di pekanbaru kalau kita punya waktu hanya sehari atau setengah hari? Sekarang sebetulnya tidak perlu cemas lagi karena di Pekanbaru sudah banyak tempat-tempat tamasya untuk menyegarkan pikiran. Salah satunya adalah taman bunga Impian di Desa Okura Rumbai Pesisir. Di taman   bunga ini kita tidak sekedar menikmati pemandangan berbagai warna warni bunga. Tapi kita bisa merasakan segarnya semilir angin di bawah pohon-pohon yang rindang yang banyak terdapat di sana sambil memandang kapal-kapal yang lewat di sungai Siak. Di samping pohon-pohon yang rindang ada juga beberapa pondok-pondok kecil untuk berlindung dari terik matahari. Bagi yang sudak berselfie ria disediakan pula beberapa tempat menghadap kesungai Siak.  Ketika kita memasuki areal taman, pertama kali kita seperti disuguhkan pemandangan tirai-tirai dari kayu yang bewarna-warni bergantungan sangat ramai sekali. Setelah dekat rupanya yang bergantungan itu bukan potongan-potongan kay...

Berkunjung ke Museum Sultan Mahmud Badarudin II di Palembang

Gambar
Sebenarnya Museum Sultan Palembang ini tidak termasuk dari objek yang saya kunjungi selama berada di Palembang. Namun karena lokasinya persis di sebelah Benteng Kuto Besak dan di depannya dermaga wisata yang tidak jauh dari monument ikan Belida. Dan di pekarangan museum itu ada taman tempat orang duduk-duduk beristirahat di bawah kerindangan pohon. Sehingga museum itu seolah selalu ada di depan mata Saya termasuk orang yang tidak begitu tertarik pada Museum, sehingga museum di Pekanbaru saja tempat saya tinggal tidak pernah saya kunjungi.Kalau tidak salah di blog ini   saya hanya menuliskan kunjungan ke dua museum, yaitu Museum Mak Itam atau museum Kereta api di Sawahlunto Sumatra Barat dan Museum di Banda Aceh.  Dari berkunjung ke dua museum itu, saya berkesimpulan bahwa sebuah musem bisa bercerita tentang banyak hal mengenai suatu negeri. Maka dengan pikiran seperti itu dan dengan harapan banyak mendapat cerita tentang sejarah   tentang Palembang saya...

Sholat Jumat di Mesjid Cheng Ho Palembang

Gambar
Hari ke-3 keberadaan saya di Palembang agendanya adalah mengunjungi mesjid Cheng Ho. Dari yang pernah saya baca, Laksamana Cheng Ho pernah sampai ke Palembang ini. Dan bahkan saya pernah baca bahwa keberadaannya di Pelembang sempat membasmi perompok-perompak china yang merajalela diperairan Palembang. Dapatkan   Rp.800 Juta,-   dengan modal hanya Rp 25 ribu rupiah dari Bisnis Iklan Silahkanklik http://www.muslimpromo.com/?ref=8100 Sebelum berangkat ke tujuan saya cek dulu lokasinya di google map. Ternyata tempatnya di seberang sungai musi melalui   jembatan Ampera arah ke Plaju. Berarti kalau menggunakan gojek terlalu jauh dan tentu juga mahal. Berarti pilihan transpotasinya adalah bus kota, kalau di Palembang Trans Musi. Untuk sampai ke sana dua kali naik Bus. Namun begitulah enaknya walau berapa kali pun kita ganti bus, namun bayarnya tetap sekali 5 ribu rupiah. Tak lama setelah melewati Jembatan Ampera, pada sebuah halte kondektur Bus mengataka...

Kupas Tuntas Tipe-Tipe Seorang Traveller

Gambar
Bertamasya atau melancong sekarang ini sudah merupakan gaya hidup dan kebutuhan bagi sebagian anggota masyrakat. Namun secara nyata, motivasi seseorang untuk melancong dan menjadi wisatawan itu berbeda-beda. Ada yang sekedar ikut-ikutan, ada yang katanya untuk refreshing dan ada pula untuk mencari pengalaman. Dapatkan Rp.800 Juta,- dengan modal hanya 25 ribu rupiqh Dari Bisnis Iklan Silahkanklik : https://muslimpromo.com/?ref=8099 Berdasarkan motivasi seseorang untuk melancong ini Pendiri MarkPlus Inc. Hermawan Kertajaya mengelompokan para wisatawan menjadi 4 katagory, yaitu: 1.       Wisaatawan digital technologi. Wisatawan jenis ini bisa kita lihat dari penampilannya yang tidak pernah lepas dari alat-alat komunikasi seperti smart phone. Mereka akan memilih objek-objek wisata dimana tersedia akses internetnya. Mereka sangat mementingkan kecanggihan wadah digital, antara lain wifi di objek yang dikunjungi harus kencang. Seindah apapun sua...

Kuto Besak Kraton dan Benteng Kota Palembang

Gambar
Kapan saja kita berbicara tentang objek wisata di kota Palembang, Benteng Kuto Besak selalu akan muncul. Bukan karena keindahan dan kemegahannya tapi karena letaknya persis di pusat sentra wisata   tidak jauh dari Jembatan Ampera yang legendaries, di bagian depannya ruangan terbuka yang luas, tempat dermaga di pinggir sungai Musi yang ramai digunakan oleh mereka yang bepergian ke desa-desa di sepanjang sungai Musi. Demikian juga monumen ikan belida juga terdapat di sana.  Dulunya benteng Kuto Besak ini adalah pusat pemerintahan Kesultanan Palembang Darussalam. Benteng ini didirikan pada abat ke 18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin dan diselesaikan oleh penerusnya. Pada awalnya keraton Kesultanan Palembang bernama Kuto Gawang dan terletak di lokasi yang sekarang dijadikan pabrik pupuk Sriwijaya. Kekurangan uang untuk traveling? Mari kita dapatkan dengan gabung bisnis jaringan dengan modal sangat murahhanya 25 ribu rupiah, bisa menghasilkan Rp.800 Juta,- Dari Bi...